Masakan Khas Jepang


Masakan Khas Jepang

Mari Mencoba Membuat Masakan Khas Jepang

Masakan khas sehari-hari masyarakat Jepang tidak hanya lezat tapi juga mewakili budaya dan tradisinya. Mungkin anda akan bilang, “Saya ingin membuat masakan-masakan itu tapi tidak punya bahan-bahannya.” Jangan khawatir! Kami akan tunjukkan beberapa bahan alternatif. Kami juga menunggu resep-resep masakan khas Jepang kreasi anda yang dibuat dengan cara-cara setempat.

Chirashi-zushi

Bahan-bahan (Untuk 4 Porsi)

  • 300 gram beras
  • 400 ml air
  • 4 jamur shiitake kering (jika ada)
  • 1/2 wortel (70 gram)
  • 4 batang buncis
  • 8 ekor udang
  • 1 butir telur

Cuka sushi

  • 3 sendok makan (45 ml) cuka beras atau cuka dari gandum (grain vinegar)
  • 2 sendok makan (18 gram) gula
  • 1 sendok teh (5 gram) garam

Saus

  • 1 sendok makan (9 gram) gula
  • 1 sendok makan (15 ml) kecap asin
  • Garam
  • Minyak goreng

Cara Memasak

  1. Masak beras setelah sebelumnya dicuci dan direndam dalam 400 ml air selama 30 menit.
    *petunjuk memasaknya ada di halaman tentang Ayam Teriyaki*
  2. Rendam jamur shiitake dalam air hangat-hangat kuku untuk melembutkannya. Potong bagian batang lalu potong jamur menjadi irisan-irisan kecil. Kupas wortel dan potong menjadi irisan-irisan. Masukkan jamur dan 300 ml air ke dalam panci dan panaskan selama 10 menit. Tambahkan wortel dan panaskan selama 5 menit lagi. Masukkan semua bahan untuk saus dan kembali panaskan sampai cairan yang tersisa hanya tinggal 2 sendok makan.
  3. Campurkan semua bahan cuka sushi. Pindahkan nasi yang sudah matang ke sebuah mangkuk besar, masukkan cuka tadi dan segera aduk sampai tercampur. Tambahkan semua bahan, termasuk saus yang dimasak di tahap 2 tadi dan campurkan.
  4. Rebus buncis dalam air yang diberi garam lalu potong menjadi irisan-irisan. Rebus udang dalam air yang diberi garam setelah bagian punggung udah dibuang. Tambahkan sedikit garam ke dalam telur dan kocok hingga merata. Ulas penggorengan dengan sedikit minyak goreng dan dadar telur yang sudah dikocok tadi dengan bentuk tipis. Potong dadar telur menjadi irisan-irisan dengan panjang sekitar 4 cm.
  5. Sajikan nasi yang sudah dimasak di tahap 3 tadi, lalu susun bahan yang telah dimasak di tahap 4 di atas nasi tersebut.
Masakan Tradisional untuk Perayaan Tahun Baru
Saat Tahun Baru, masyarakat di Jepang menikmati makanan tradisional khas yang disebut “Osechi-ryori”. Masakan ini biasanya disajikan dalam kotak yang bertumpuk-tumpuk. Bentuknya tidak hanya indah dipandang mata, tapi juga melambangkan harapan untuk tahun yang baru. Misalnya, telur ikan haring melambangkan kesuburan.
Masakan tradisional tahun baru di Jepang sangat berbeda di masing-masing daerah. Ini karena ada bahan-bahan yang hanya di temui di daerah tertentu saja, mengingat Jepang dikelilingi laut dan berbukit-bukit.


Zenzai

Bahan-bahan (Untuk 4 Porsi)

  • 250 gram kacang merah (azuki). Kacang jenis lain juga bisa dipakai kalau tidak ada kacang merah.
  • 150 gram gula
  • 1/2 sendok teh (2,5 gram) garam
  • 2 potong mochi (sejenis kue dari beras yang di ulen)

Cara Memasak

  1. Cuci kacang merah, masukkan dalam panci lalu tuang air secukupnya hingga kacang merah tadi terendam. Masak dengan api sedang hingga mendidih, lalu tiriskan. Ini dilakukan agar buih dari rebusan tadi ikut terbuang.
  2. Masukkan kembali kacang merah tadi ke panci, tambahkan 5 cangkir air dan masak dengan api sedang.
  3. Setelah mendidih, kecilkan api. Tutupi panci dengan pelapis atau aluminium foil untuk menampung uap yang menetes lalu pasang tutup panci. Masak dengan api yang sangat kecil sampai sekitar 90 atau 120 menit, hingga kacang merah itu menjadi lembut. Sesekali pastikan kacang merah itu selalu terendam air. Jika tidak tambahkan air.
  4. Saat kacang merah tadi sudah lembut lalu kurangi airnya (tinggi air yang tersisa harus sekitar 5 milimeter di bawah permukaan air sebelumnya). Tambahkan gula dan garam, masak selama 5 menit lagi dengan api kecil, lalu masukkan ke dalam mangkuk kecil.
  5. Potong mochi hingga seukuran satu gigitan dan panggang di atas panci. Saat mochi itu mulai lembut, pindahkan ke kacang merah yang direbus tadi.

Dorayaki – yang dibuat dari sisa Zenzai

Bahan (Untuk 4 Porsi)
Untuk Isi kacang merah manis 

  • Setengah bagian sisa zenzai
  • 50 gram gula

Untuk Kue Dadar

  • 60 gram tepung biasa
  • 1 sendok teh (3 gram) baking powder
  • Sejumput garam
  • 1 buah telur
  • 2 sendok makan gula (18 gram)
  • 1 sendok makan madu
  • 1 sendok makan (15 ml) air panas
  • Sedikit minyak goreng

Cara Memasak

  1. Masukkan zenzai dan gula ke dalam panci dan masak hingga menjadi adonan. Pastikan kacang yang direbus itu tidak hangus.
  2. Campurkan tepung, baking powder dan garam lalu diayak. Campurkan air panas dengan madu, aduk hingga rata dan diamkan sampai dingin.
  3. Masukkan telur dalam mangkuk, tambahkan gula lalu masukkan mangkuk dalam air panas. Kocok telur secara merata selama 3 hingga 4 menit sampai warnanya memutih.
  4. Hasil kocokan di tahap 3 kemudian ditambahi madu yang dibuat di tahap 2, disusul dengan campuran tepung yang juga disiapkan di tahap 2. Ini untuk membuat adonan kue dadar. Panaskan wajan, berikan lapisan tipis minyak, lalu masukkan 1 sendok makan adonan untuk membuat dadar dengan diameter sekitar 6 hingga 7 sentimeter. Balik dadar agar kedua sisi matang. Dadar ini mudah hangus sehingga pastikan wajan tidak terlalu panas.
  5. Dinginkan dadar, tumpukkan satu pasang dadar dan berikan adonan kacang merah disela-selanya.
Kue-kue Manis Ala Jepang
Kue-kue manis ala Jepang dikenal dengan nama “Wagashi”. Kue-kue ini dianggap sehat, berkadar gula rendah lemak, dan kebanyakan dibuat dari bahan sayuran seperti kacang merah, biji-bijian dan gula.
Salah satu bahan penting untuk kue-kue khas Jepang ini adalah adonan manis yang kebanyakan terbuat dari kacang merah. Adonan-adonan manis ini juga dapat dibuat dari bahan lain, seperti labu atau buah berangan, dan digunakan dengan berbagai cara dalam membuat kue-kue manis ala Jepang ini.
source : NHK WORLD

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: